"Negara Atheis Kafir Sudah Ke Mars, Lo Masih Ngurusin Agama" (Kalimat Kosong)
- "Negara Atheis kafir sudah ke Mars, lo masih ngurusin
agama". | Kalimat ini kosong tak berarti apapun, tidak perlu saya
tanggapi serius sebenarnya. Tapi okelah, saya bahas.
- "Negara
Atheis kafir sudah ke Mars, lo masih ngurusin agama". | Negara Atheis
kafir udah ke Mars, lu masih ngurusin gue yang lagi ngurusin agama.
Kalimat #hahahihi jadi mudah diskak mat.
- Lu ngurusin agama gak ? | nggak | Lu udah ke Mars ? | belom | *kayang* Kelompok #hahahihi
- "Negara
Atheis kafir sudah ke Mars, lo masih ngurusin agama". | Ada kesalahan
logika yang sangat terpengaruh dgn situasi Gereja abad pertengahan.
- Dalam
logika mereka, orang ke Mars, istilahnya maju dalam peradaban, maka
harus Atheis, mengapa demikian ? Karena sangat terpengaruh Barat di abad
pertengahan, sehingga mereka harus Atheis meninggalkan doktrin Gereja
untuk bisa maju.
- Logika ini sangat terpengaruh dgn ide sekularisme di Eropa, bahwa Gereja adalah sumber masalah (Dark Age) Eropa.
- Situasi
Eropa saat Dark Age memang begitu, agama (doktrin Gereja) jadi sebab
mandegnya peradaban, kemudian mereka memilih Atheis. Terus akhirnya bisa
maju.
- Trauma Barat terhadap agama diglobalisasikan ke
seluruh dunia. Sehingga muncullah statement: "Negara Atheis kafir udah
ke Mars, lu masih ngurusin agama".
- Di abad pertengahan, pelaut2 Eropa masih berlayar sambil deg-degan, apakah bumi itu datar atau bulat.
- Mereka
masih mengimani Alkitab yang mengisyaratkan bumi itu datar. Karena jika
berbeda dgn keyakinan Alkitab, maka akan berujung hukuman.
- "Negara
Atheis kafir udah ke Mars, lu masih ngurusin agama". | Sebenarnya
kalimat ini kosong, tapi ini menginspirasi untuk saya bedah.
- Faktanya memang akhirnya begitu, ketika Gereja ditinggalkan masyarakat Eropa, maka hadirlah apa yang mereka sebut Renaissance.
- Dalam benak mereka, agama sumber kemandegan peradaban.
- Padahal diujung Barat benua Eropa saat itu, ada bagian Eropa yang cemerlang & gemilang dgn kepemimpinan Islam.
- Di
Spanyol justru tidak sama dgn bagian Eropa lain yang mengalami Dark
Age. Di Spanyol menjalankan agama menjadi sebab kemajuan peradaban. Itu
jejak sejarah kegemilangan Islam.
- Eropa dibawah
kekuasaan Gereja zaman abad pertengahan adalah Dark Age. Renaissance
Eropa muncul sebagai usaha keluar dari masa Dark Age dalam hegemoni
Gereja.
- Disisi lain pada masa yang sama, abad pertengahan, Andalusia disulap Islam menjadi bintangnya Eropa.
- Ketika
negara2 di Eropa lain masih tenggelam dalam Dark Age-nya Gereja,
justru Spanyol makmur dan berjaya dibawah kepemimpinan Islam.
- Dimana
Kristen menjadi penghalang majunya peradaban di wilayah Eropa lain,
justru Islam menjadi sebab majunya peradaban di Spanyol.
- Dan untuk mengetahui sejarah kegemilangan Islam, ada di buku ini lengkap.
- Sejarah Islam menunjukkan jika agama diurusin itu sama sekali gak menyebabkan kemunduran.
- Sejarah Islam adalah argumen yang kuat bahwa agama dan kemajuan sains gak perlu dipertentangkan.
- Jadi
kalimat seperti ini: "Negara Atheis kafir udah ke Mars, lu masih
ngurusin agama", terlihat sangat terpengaruh Barat terhadap penolakannya
pada doktrin Gereja.
- Kalimat seperti ini: "Negara
Atheis kafir udah ke Mars, lu masih ngurusin agama", sangat mudah
dikenali sebagai korban sekularisme.
- Disinilah berbahayanya virus sepilis (sekularisme, pluralisme, dan liberalisme) yang ditebar JIL.
- Virus
sekularisme yang bermula dari trauma Barat dimana agama (dalam hal ini
Gereja Romawi) adalah sumber masalah, dan sangat bahaya jika menjangkiti
Muslim.
- Sekularisme membuat Muslim alergi terhadap segala yang datang dari agama.
- Dulu
Jenderal Soedirman & Bung Tomo menggunakan terminologi "jihad",
bahkan NU mengeluarkan resolusi jihad. Sekarang jihad malah
dipersepsikan teroris.
- Yang parah ketika virus
sekularisme ikut2an ditebar di Indonesia adalah dampaknya anti terhadap
agama, padahal sains juga gak diurusin. Miris.
- Coba bayangkan apa yang terjadi dgn Indonesia, ngomongin agama jadi anti dan alergi, ngurusin sains juga nggak. Ckckck
- Agama dijauhi, dan sains yang masih jauh banget juga gak dideket2in. Coba bayangkan apa yang terjadi dgn Indonesia ?
- Apa yang terjadi ? Yang terjadi adalah sains dan agama jadi sama2 terpuruk. Remuk dan babak belur.
- Yang terjadi adalah kalian mencontek seluruh dampak buruk sekularisme di Barat, tapi gak ikutan maju.
- Anti
agama, akhlaq jauh dari agama, seks bebas, homo, pedophilia, bunuh
diri, perceraian tinggi dll, dan sainsnya tetap terbelakang.
- Efeknya, segala kebobrokkan Barat kalian copy paste dan segala apa yang disebut "kemajuan" Barat justru kalian tinggalkan. #Tragis
- Sampah akibat sekularisme kalian impor semua.
- Durinya diimpor semua, mawarnya ditinggalkan.
- Jika
kalian meniru jejak Barat dgn sepilisnya, maksimal yang akan kalian
raih adalah peradaban Barat yang saat ini dalam masa senjanya.
- Mengambil
ilmu dari Barat itu diperbolehkan oleh Islam. Bahkan saat kepemimpinan
Islam, buku2 Yunani diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab. Tidak malasah.
- Agama sudah terlanjur anti, dan sains masih jauh untuk diraih. Malang bener nasib bangsa ini.
- Yang
terjadi adalah bangsa ini gak bisa memproduksi karena kalah ilmu
pengetahuan, tapi di sisi lain karakter bangsa ini makin bobrok. Dampak
sekularisme.
- Seks bebasnya ditiru tapi produksi karya
ilmiahnya gak ditiru. Jadilah bangsa minim produksi tapi kerusakan non
materi makin deras.
- Homoseksual makin parah. Di sisi
lain ikan2 dicuri karena radar2 diperbatasan gak bisa mendeteksi. Ini
yang namanya sampah diimpor, dan "kemajuan" ditinggalkan.
- Akibat sekularisme maka peradaban materi dan non materi jelas babak belur.
- Yang telanjang / bugil di pantai dibela, tapi jilbab dilarang, di sisi lain sainsnya terus tertinggal. Hancur semua.
- Coba
tebak, di sini kelompok mana yang punya kasta paling tinggi saat ini ?
Kelompok mana yang menjadi model cita2 generasi kita saat ini ?
- Yup,
artis menjadi kelompok dgn kasta tertinggi di negeri ini. Artis adalah
profesi yang dicita2kan berjuta orang di negeri ini. Bukan menjadi
ilmuwan, peneliti dst.
- Hidup dgn glamour, instan, populer penuh gincu menjadi cita2.
- Akan turun terus kualitas peradaban kita, baik materi maupun non materi. #Tragis
- Zaman
Nabi Musa yang punya kasta tinggi itu para penyihir, zaman Nabi Yesus
itu para "dokter", zaman Rasulullah itu para penyair, dan zaman kita
adalah para artis. Ckckck
- Generasi kita kosong, materi
jadi segalanya, tapi maunya instan. Sedangkan agama jauh, skill untuk
produksi juga rendah. Babak belur bangsa ini.
- Beda
ketika Islam memimpin, yang punya kasta tertinggi itu para ilmuwan,
ulama tafsir, ulama hadits, ulama matematika, ulama fisika dll.
- Arus pembusukkan terhadap negeri ini begitu deras, "kekosongan" gagasan mendominasi, dan barisan penghadangnya lemah.
- Ini PR kita bersama, ini gak mudah, dan gak kalah berat dibanding pejuang2 di Gaza.
- Bangsa ini mengalami krisis identitas akut. Barat bagian sampah ditiru, yang bagus ditinggalkan.
- Agama jauh, Pancasila gak ngerti, sains apalagi ckckck perjuangan kita gak mudah kawan, fiuuuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar