Senin, 01 Februari 2016

"Negara Atheis Kafir Sudah Ke Mars, Lo Masih Ngurusin Agama" (Kalimat Kosong)

  • "Negara Atheis kafir sudah ke Mars, lo masih ngurusin agama". | Kalimat ini kosong tak berarti apapun, tidak perlu saya tanggapi serius sebenarnya. Tapi okelah, saya bahas.
  • "Negara Atheis kafir sudah ke Mars, lo masih ngurusin agama". | Negara Atheis kafir udah ke Mars, lu masih ngurusin gue yang lagi ngurusin agama. Kalimat #hahahihi jadi mudah diskak mat.
  • Lu ngurusin agama gak ? | nggak | Lu udah ke Mars ? | belom | *kayang* Kelompok #hahahihi
  • "Negara Atheis kafir sudah ke Mars, lo masih ngurusin agama". | Ada kesalahan logika yang sangat terpengaruh dgn situasi Gereja abad pertengahan.
  • Dalam logika mereka, orang ke Mars, istilahnya maju dalam peradaban, maka harus Atheis, mengapa demikian ? Karena sangat terpengaruh Barat di abad pertengahan, sehingga mereka harus Atheis meninggalkan doktrin Gereja untuk bisa maju.
  • Logika ini sangat terpengaruh dgn ide sekularisme di Eropa, bahwa Gereja adalah sumber masalah (Dark Age) Eropa.
  • Situasi Eropa saat Dark Age memang begitu, agama (doktrin Gereja) jadi sebab mandegnya peradaban, kemudian mereka memilih Atheis. Terus akhirnya bisa maju.
  • Trauma Barat terhadap agama diglobalisasikan ke seluruh dunia. Sehingga muncullah statement: "Negara Atheis kafir udah ke Mars, lu masih ngurusin agama".
  • Di abad pertengahan, pelaut2 Eropa masih berlayar sambil deg-degan, apakah bumi itu datar atau bulat.
  • Mereka masih mengimani Alkitab yang mengisyaratkan bumi itu datar. Karena jika berbeda dgn keyakinan Alkitab, maka akan berujung hukuman.
  • "Negara Atheis kafir udah ke Mars, lu masih ngurusin agama". | Sebenarnya kalimat ini kosong, tapi ini menginspirasi untuk saya bedah.
  • Faktanya memang akhirnya begitu, ketika Gereja ditinggalkan masyarakat Eropa, maka hadirlah apa yang mereka sebut Renaissance.
  • Dalam benak mereka, agama sumber kemandegan peradaban.
  • Padahal diujung Barat benua Eropa saat itu, ada bagian Eropa yang cemerlang & gemilang dgn kepemimpinan Islam.
  • Di Spanyol justru tidak sama dgn bagian Eropa lain yang mengalami Dark Age. Di Spanyol menjalankan agama menjadi sebab kemajuan peradaban. Itu jejak sejarah kegemilangan Islam.
  • Eropa dibawah kekuasaan Gereja zaman abad pertengahan adalah Dark Age. Renaissance Eropa muncul sebagai usaha keluar dari masa Dark Age dalam hegemoni Gereja.
  • Disisi lain pada masa yang sama, abad pertengahan, Andalusia disulap Islam menjadi bintangnya Eropa.
  • Ketika negara2 di Eropa lain masih tenggelam dalam Dark Age-nya Gereja, justru Spanyol makmur dan berjaya dibawah kepemimpinan Islam.
  • Dimana Kristen menjadi penghalang majunya peradaban di wilayah Eropa lain, justru Islam menjadi sebab majunya peradaban di Spanyol.
  • Dan untuk mengetahui sejarah kegemilangan Islam, ada di buku ini lengkap. 


  • Sejarah Islam menunjukkan jika agama diurusin itu sama sekali gak menyebabkan kemunduran.
  • Sejarah Islam adalah argumen yang kuat bahwa agama dan kemajuan sains gak perlu dipertentangkan.
  • Jadi kalimat seperti ini: "Negara Atheis kafir udah ke Mars, lu masih ngurusin agama", terlihat sangat terpengaruh Barat terhadap penolakannya pada doktrin Gereja.
  • Kalimat seperti ini: "Negara Atheis kafir udah ke Mars, lu masih ngurusin agama", sangat mudah dikenali sebagai korban sekularisme.
  • Disinilah berbahayanya virus sepilis (sekularisme, pluralisme, dan liberalisme) yang ditebar JIL.
  • Virus sekularisme yang bermula dari trauma Barat dimana agama (dalam hal ini Gereja Romawi) adalah sumber masalah, dan sangat bahaya jika menjangkiti Muslim.
  • Sekularisme membuat Muslim alergi terhadap segala yang datang dari agama.
  • Dulu Jenderal Soedirman & Bung Tomo menggunakan terminologi "jihad", bahkan NU mengeluarkan resolusi jihad. Sekarang jihad malah dipersepsikan teroris.
  • Yang parah ketika virus sekularisme ikut2an ditebar di Indonesia adalah dampaknya anti terhadap agama, padahal sains juga gak diurusin. Miris.
  • Coba bayangkan apa yang terjadi dgn Indonesia, ngomongin agama jadi anti dan alergi, ngurusin sains juga nggak. Ckckck
  • Agama dijauhi, dan sains yang masih jauh banget juga gak dideket2in. Coba bayangkan apa yang terjadi dgn Indonesia ?
  • Apa yang terjadi ? Yang terjadi adalah sains dan agama jadi sama2 terpuruk. Remuk dan babak belur.
  • Yang terjadi adalah kalian mencontek seluruh dampak buruk sekularisme di Barat, tapi gak ikutan maju.
  • Anti agama, akhlaq jauh dari agama, seks bebas, homo, pedophilia, bunuh diri, perceraian tinggi dll, dan sainsnya tetap terbelakang.
  • Efeknya, segala kebobrokkan Barat kalian copy paste dan segala apa yang disebut "kemajuan" Barat justru kalian tinggalkan. #Tragis
  • Sampah akibat sekularisme kalian impor semua.
  • Durinya diimpor semua, mawarnya ditinggalkan.
  • Jika kalian meniru jejak Barat dgn sepilisnya, maksimal yang akan kalian raih adalah peradaban Barat yang saat ini dalam masa senjanya.
  • Mengambil ilmu dari Barat itu diperbolehkan oleh Islam. Bahkan saat kepemimpinan Islam, buku2 Yunani diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab. Tidak malasah.
  • Agama sudah terlanjur anti, dan sains masih jauh untuk diraih. Malang bener nasib bangsa ini.
  • Yang terjadi adalah bangsa ini gak bisa memproduksi karena kalah ilmu pengetahuan, tapi di sisi lain karakter bangsa ini makin bobrok. Dampak sekularisme.
  • Seks bebasnya ditiru tapi produksi karya ilmiahnya gak ditiru. Jadilah bangsa minim produksi tapi kerusakan non materi makin deras.
  • Homoseksual makin parah. Di sisi lain ikan2 dicuri karena radar2 diperbatasan gak bisa mendeteksi. Ini yang namanya sampah diimpor, dan "kemajuan" ditinggalkan.
  • Akibat sekularisme maka peradaban materi dan non materi jelas babak belur.
  • Yang telanjang / bugil di pantai dibela, tapi jilbab dilarang, di sisi lain sainsnya terus tertinggal. Hancur semua.
  • Coba tebak, di sini kelompok mana yang punya kasta paling tinggi saat ini ? Kelompok mana yang menjadi model cita2 generasi kita saat ini ?
  • Yup, artis menjadi kelompok dgn kasta tertinggi di negeri ini. Artis adalah profesi yang dicita2kan berjuta orang di negeri ini. Bukan menjadi ilmuwan, peneliti dst.
  • Hidup dgn glamour, instan, populer penuh gincu menjadi cita2.
  • Akan turun terus kualitas peradaban kita, baik materi maupun non materi. #Tragis
  • Zaman Nabi Musa yang punya kasta tinggi itu para penyihir, zaman Nabi Yesus itu para "dokter", zaman Rasulullah itu para penyair, dan zaman kita adalah para artis. Ckckck
  • Generasi kita kosong, materi jadi segalanya, tapi maunya instan. Sedangkan agama jauh, skill untuk produksi juga rendah. Babak belur bangsa ini.
  • Beda ketika Islam memimpin, yang punya kasta tertinggi itu para ilmuwan, ulama tafsir, ulama hadits, ulama matematika, ulama fisika dll.
  • Arus pembusukkan terhadap negeri ini begitu deras, "kekosongan" gagasan mendominasi, dan barisan penghadangnya lemah.
  • Ini PR kita bersama, ini gak mudah, dan gak kalah berat dibanding pejuang2 di Gaza.
  • Bangsa ini mengalami krisis identitas akut. Barat bagian sampah ditiru, yang bagus ditinggalkan.
  • Agama jauh, Pancasila gak ngerti, sains apalagi ckckck perjuangan kita gak mudah kawan, fiuuuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar