Senin, 01 Februari 2016

Tentang Paulus

  • Mau share tentang Paulus, beberapa saya ambil dari buku tentang Karl Marx.
  • Dibuka dgn pernyataan Thomas Jefferson (1743-1826), mantan Presiden ke-3 AS, tentang Paulus.
  • “Of this band of dupes and impostors, Paul wa the great Corypheus, and first coruptor of the doctrines of Jesus”. #Paulus
  • “Dari kelompok penipu dan munafik, Paulus adalah tokoh utamanya dan ia adalah perusak pertama ajaran2 Yesus” (Thomas Jefferson, work)
  • “Das christentum is wesentlich eine schopfung Pauli” (Wrede, “Jesus and Paulus” ). | Agama Kristen pada hakikatnya adalah ciptaan Paulus.
  • Pembicaraan tentang Paulus ini penting, karena pemberontakan akal barat atas agama buatan Paulus ini yang melahirkan Sekularisme.
  • Dalam perjanjian baru terdapat 2 aliran diametral bertentangan: ajaran Yesus dan ajaran Paulus.
  • Yesus bilang manusia dapat mencapai kerajaan surga dgn tobat dan berbuat baik, Paulus bilang dosa manusia sudah ditebus Yesus saat disalib.
  • "Jangan kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang samari, melainkan pergilah kepada domba2 yang hilang dari umat Israel." (Matius 10:5-6)
  • Selain di ayat tadi, Yesus juga berkata di Matius, 15:24: “aku diutus hanya kepada domba2 yang hilang dari umat Israel”.
  • Paulus malah menentang perkataan Yesus ini, karena kelemahan dia menghadapi orang2 Yahudi, dia malah mengembara ke negeri yang bukan umat Israel.
  • Kisah pengembaraan Paulus yang menyalahi Yesus dgn menyebarkan ke orang di luar Israel. Ada di Alkitab Kisah Para rasul, 22:18-21.
  • Yesus sejak awal sampai akhir hidupnya menaati dan menyuruh manusia menaat taurat Musa. (Markus 1:44) juga di (Matius 5:17)
  • Paulus malah menantangnya: "sebab tidak seorang pun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum taurat. Karena justru oleh hukum taurat orang mengenal dosa". (Roma 3:20)
  • Paulus : “Sebab kamu tidak akan dikuasai oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tapi di bawah kasih karunia” (Roma 6:14)
  • Paulus : “Sebab sekiranya ada kebenaran oleh hukum taurat, maka sia-sialah kematian Kristus” (Galatia 2:26)
  • “Terdapat jurang yang tak terhubungkan antara Jesus dan Paulus” (Wrede)
  • Para teolog2 Barat bertanya: hak apa yang dipergunakan Paulus untuk mengubah atau menghapus hukum Taurat ?
  • Padahal Paulus bukanlah Kristus atau Messiah, bukan nabi, dan juga bukan murid Yesus sekalipun.
  • Kekuasaan apa yang digunakan Paulus sehingga dia berhak berkata: “Jika kamu menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan brguna bagimu” (Galatia 5:2)
  • Sedangkan Yesus (Lukas 2:21) dan seluruh murid2nya bersunat.
  • Pelagius menolak doktrin Paulus tentang dosa waris bit.ly/yBXmyI. Menurutnya dosa adalah perbuatan bukan keadaan.
  • Doktrin Paulus tentang anak Tuhan disalib untuk menebus dosa ini jadi aneh, karena “anak Tuhan” ini tidsk menawarkan dirinya jadi korban penebusan dosa.
  • Dengan air mata dan darah yang bercucuran, Yesus berdoa dan memohon pada Tuhan agara diselamatkan dari kematian.
  • Dengan seruan pilu menggetarkan jiwa, Yesus berkata: "Eli, eli, lama sabakhtani" Allahku2, mengapa Engkau mninggalkan aku ? (Matius 27:46)
  • Dan kepada Judas yang mnunjukkan kepada orang Yahudi tempat persembunyiannya, Yesus berkata: “adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dlahirkan” (Matius 26:24)
  • Siapa gerangan yang hendak berkata jujur bahwa Yesus telah mengorbankan dirinya dgn sukarela ?
  • Jika sukarela menebus dosa, kenapa Yesus memohon pada Tuhan agar menyelamatkan dirinya dari penyaliban tsb ?
  • Kenapa Yesus malah tidak senang terhadap Judas yang menunjukkan kepada Yahudi tentang tempat persembunyian Yesus ?
  • Jika penebusan dosa adalah misi Tuhan yang menjelma jadi manusia. Kenapa anak Tuhan ini tidak rela dirinya disalib dan justru ingin menyelamatkan diri ?
  • Dan seharusnya Judas adalah orang yang paling Yesus senangi, karena dia yang menunjukkan tempat persembunyian Yesus, sehingga penyaliban terjadi.
  • Jika sudah ditebus, bagaimaan dgn dosa orang2 Kristen ? Apa mereka sudah tidak punya dosa lagi karena sudah ditebus ? Sehingga bisa berbuat sesuka hati ?
  • Friedrich Nietzsch (si anak Pendeta): “ajaran tentang Tuhan yang mati untuk menebus dosa kita, ajaran tentang kbangkitan, penebusan dosa, smuanya adalah pemalsuan agama Kristen dan yang bertanggung jawab untuk itu ialah si keras kepala Paulus”.
  • Engels (bit.ly/yYIc6z): “Tentang dosa warisan, tidak ada satu jejak pun. Tidak ada Tritunggal. Yesus adalah “anak domba” namun adalah hamba Tuhan. Sesungguhnya dalam satu bagian, ia ditempatkan pada kedudukan yang sama dgn Musa”.
  • Doktrin Gereja dan doktrin2 Paulus yang diametral dgn ajaran Yesus ini, sehingga mereka melakukan penindasan dan penjajahan.
  • Karena itulah muncul seperti Karl Marx yang sangat anti terhadap agama.
  • Ajaran pembangkangan yang disampaikan Paulus ini yang menjadi sumber malapetaka umat Kristen mapun Katolik hingga hari ini.
  • “Was hat christus verneint ? Alles, was heute christlichen heisz”.
  • “Siapakah yang menyangkal Kristus ?” Yaitu semua yang sekarang menamakan dirinya orang Kristen/Katolik.
  • Doktrin2 maksa seperti ini (dosa waris, anak Tuhan, penebusan dosa) yang membuat akal Barat memberontak.
  • Akal dijadikan lawan bagi agama.
  • Akal2 Barat memberontak, mereka ditindas dan disiksa oleh Gereja.
  • Konflik akal dan Gereja ini berujung pada penyiksaan. Giordano Bruno dibakar hidup2 oleh Gereja - bit.ly/AlbS67
  • Lucio Panini (Filsuf Itali) juga dibakar hidup2 - bit.ly/xWpFMm
  • Galileo divonis/dihukum Gereja karena bilang “bumi mengitari matahari” - bit.ly/zPNaqz

Tidak ada komentar:

Posting Komentar