Tentang Paulus
- Mau share tentang Paulus, beberapa saya ambil dari buku tentang Karl Marx.
- Dibuka dgn pernyataan Thomas Jefferson (1743-1826), mantan Presiden ke-3 AS, tentang Paulus.
- “Of this band of dupes and impostors, Paul wa the great Corypheus, and first coruptor of the doctrines of Jesus”. #Paulus
- “Dari kelompok penipu dan munafik, Paulus adalah tokoh utamanya dan ia adalah perusak pertama ajaran2 Yesus” (Thomas Jefferson, work)
- “Das
christentum is wesentlich eine schopfung Pauli” (Wrede, “Jesus and
Paulus” ). | Agama Kristen pada hakikatnya adalah ciptaan Paulus.
- Pembicaraan
tentang Paulus ini penting, karena pemberontakan akal barat atas agama
buatan Paulus ini yang melahirkan Sekularisme.
- Dalam perjanjian baru terdapat 2 aliran diametral bertentangan: ajaran Yesus dan ajaran Paulus.
- Yesus
bilang manusia dapat mencapai kerajaan surga dgn tobat dan berbuat
baik, Paulus bilang dosa manusia sudah ditebus Yesus saat disalib.
- "Jangan
kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang
samari, melainkan pergilah kepada domba2 yang hilang dari umat Israel."
(Matius 10:5-6)
- Selain di ayat tadi, Yesus juga berkata di Matius, 15:24: “aku diutus hanya kepada domba2 yang hilang dari umat Israel”.
- Paulus
malah menentang perkataan Yesus ini, karena kelemahan dia menghadapi
orang2 Yahudi, dia malah mengembara ke negeri yang bukan umat Israel.
- Kisah
pengembaraan Paulus yang menyalahi Yesus dgn menyebarkan ke orang di
luar Israel. Ada di Alkitab Kisah Para rasul, 22:18-21.
- Yesus sejak awal sampai akhir hidupnya menaati dan menyuruh manusia menaat taurat Musa. (Markus 1:44) juga di (Matius 5:17)
- Paulus
malah menantangnya: "sebab tidak seorang pun yang dapat dibenarkan di
hadapan Allah oleh karena melakukan hukum taurat. Karena justru oleh
hukum taurat orang mengenal dosa". (Roma 3:20)
- Paulus
: “Sebab kamu tidak akan dikuasai oleh dosa, karena kamu tidak berada
di bawah hukum Taurat, tapi di bawah kasih karunia” (Roma 6:14)
- Paulus : “Sebab sekiranya ada kebenaran oleh hukum taurat, maka sia-sialah kematian Kristus” (Galatia 2:26)
- “Terdapat jurang yang tak terhubungkan antara Jesus dan Paulus” (Wrede)
- Para teolog2 Barat bertanya: hak apa yang dipergunakan Paulus untuk mengubah atau menghapus hukum Taurat ?
- Padahal Paulus bukanlah Kristus atau Messiah, bukan nabi, dan juga bukan murid Yesus sekalipun.
- Kekuasaan
apa yang digunakan Paulus sehingga dia berhak berkata: “Jika kamu
menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan brguna bagimu”
(Galatia 5:2)
- Sedangkan Yesus (Lukas 2:21) dan seluruh murid2nya bersunat.
- Pelagius menolak doktrin Paulus tentang dosa waris bit.ly/yBXmyI. Menurutnya dosa adalah perbuatan bukan keadaan.
- Doktrin
Paulus tentang anak Tuhan disalib untuk menebus dosa ini jadi aneh,
karena “anak Tuhan” ini tidsk menawarkan dirinya jadi korban penebusan
dosa.
- Dengan air mata dan darah yang bercucuran, Yesus berdoa dan memohon pada Tuhan agara diselamatkan dari kematian.
- Dengan
seruan pilu menggetarkan jiwa, Yesus berkata: "Eli, eli, lama
sabakhtani" Allahku2, mengapa Engkau mninggalkan aku ? (Matius 27:46)
- Dan
kepada Judas yang mnunjukkan kepada orang Yahudi tempat
persembunyiannya, Yesus berkata: “adalah lebih baik bagi orang itu
sekiranya ia tidak dlahirkan” (Matius 26:24)
- Siapa gerangan yang hendak berkata jujur bahwa Yesus telah mengorbankan dirinya dgn sukarela ?
- Jika sukarela menebus dosa, kenapa Yesus memohon pada Tuhan agar menyelamatkan dirinya dari penyaliban tsb ?
- Kenapa Yesus malah tidak senang terhadap Judas yang menunjukkan kepada Yahudi tentang tempat persembunyian Yesus ?
- Jika
penebusan dosa adalah misi Tuhan yang menjelma jadi manusia. Kenapa
anak Tuhan ini tidak rela dirinya disalib dan justru ingin menyelamatkan
diri ?
- Dan seharusnya Judas adalah orang yang paling
Yesus senangi, karena dia yang menunjukkan tempat persembunyian Yesus,
sehingga penyaliban terjadi.
- Jika sudah ditebus,
bagaimaan dgn dosa orang2 Kristen ? Apa mereka sudah tidak punya dosa
lagi karena sudah ditebus ? Sehingga bisa berbuat sesuka hati ?
- Friedrich
Nietzsch (si anak Pendeta): “ajaran tentang Tuhan yang mati untuk
menebus dosa kita, ajaran tentang kbangkitan, penebusan dosa, smuanya
adalah pemalsuan agama Kristen dan yang bertanggung jawab untuk itu
ialah si keras kepala Paulus”.
- Engels (bit.ly/yYIc6z):
“Tentang dosa warisan, tidak ada satu jejak pun. Tidak ada Tritunggal.
Yesus adalah “anak domba” namun adalah hamba Tuhan. Sesungguhnya dalam
satu bagian, ia ditempatkan pada kedudukan yang sama dgn Musa”.
- Doktrin Gereja dan doktrin2 Paulus yang diametral dgn ajaran Yesus ini, sehingga mereka melakukan penindasan dan penjajahan.
- Karena itulah muncul seperti Karl Marx yang sangat anti terhadap agama.
- Ajaran pembangkangan yang disampaikan Paulus ini yang menjadi sumber malapetaka umat Kristen mapun Katolik hingga hari ini.
- “Was hat christus verneint ? Alles, was heute christlichen heisz”.
- “Siapakah yang menyangkal Kristus ?” Yaitu semua yang sekarang menamakan dirinya orang Kristen/Katolik.
- Doktrin2 maksa seperti ini (dosa waris, anak Tuhan, penebusan dosa) yang membuat akal Barat memberontak.
- Akal dijadikan lawan bagi agama.
- Akal2 Barat memberontak, mereka ditindas dan disiksa oleh Gereja.
- Konflik akal dan Gereja ini berujung pada penyiksaan. Giordano Bruno dibakar hidup2 oleh Gereja - bit.ly/AlbS67
- Galileo divonis/dihukum Gereja karena bilang “bumi mengitari matahari” - bit.ly/zPNaqz
Tidak ada komentar:
Posting Komentar