Senin, 01 Februari 2016

The Meaning of Life



Apa yg kita lakukan disini? Dan kemana kita akan pergi? Sama halnya seperti kita bangun dipagi hari, dan kemudian datang pada sebuah acara. Jangan tanyakan apapun, hanya mengikuti arus. Hasilkan uang yg banyak sebisamu, dan cobalah sebisamu untuk tidak bangkrut. Meniru semua yg kamu lihat di TV dari model rambut, sampai dgn pakaian, dan jangan berpikir terlalu banyak, lakukanlah seperti yg diperintahkan, jika kamu mulai bingung..kemudian engkau berpaling pada alkohol. Masih tetap bingung? Makla nyalakan radio, seperti saat kamu belajar bergaya hidup dgn narkoba, seks, dan rock n roll. Tetapi sejujurnya aku hanya ingin tahu. Apakah kita hanya tumbuh dan menjadi tua? Hidup dan mati, hanya untuk meninggalkan rumah yg dicintai, dan seluruh properti yg akan dimiliki orang lain. Aku hanya ingin tahu, sebelum peti mati ditutup, sebab aku tidak ingin berjudi dgn jiwaku, atau siap mengambil resiko, ini hanyalah pertanyaan hidup sederhana dan aku hanya mencari beberapa jawaban, seperti apa yg kita lakukan disini? Dan apa tujuan kita? Bagaimana kita dapat berada disini? Dan siapa yg menciptakan kita begitu sempurna? Dan apa yg terjadi ketika kita mati? Atau apakah dunia ini benar-benar berharga? Pertanyaan yg tidak kita jawab karena nampaknya kita tidak harus menjawabnya. Apakah kita tidak punya tujuan dalam hidup? Dan keberadaan kita hanya sesuatu yg wajar? Dalam hal tadi, izinkan aku bertanya padamu, apakah kamu menciptakan dirimu sendiri? Ataukah orang lain menciptakanmu? karena kamu adalah makhluk yg Sempurna tanpa cacat, dan tak ada bandingannya. Kamu adalah produk dari kecerdasan luar biasa dan aku hanya berpikir rasional. Adakah kamera di dunia ini yg dapat menyerupai mata manusia? Atau sebuah komputer yg dapat bekerja seperti otak manusia? Dan bahkan jika seluruh umat manusia bekerja sama, kita tidak akan dapat menciptakan seekor lalat. Begitu banyak Pertanda yg terus kita pungkiri !!! Saat science mencoba untuk membenarkan bahwa semua ini dapat muncul dari sesuatu yg tidak ada, ketika penjumlahan sederhana 0+0+0 tidak akan mungkin memberimu Hasil=1. Jadi dari mana semua hal ini datang? Untuk segala sesuatu pasti memiliki asal, sang pembuat, sang pencipta dari kepunyaannya. Jadi kamu dapat percaya adanya Big Bang tetapi aku lebih memilih percaya pada Dia yg menyebabkannya terjadi. Allah Sang Pencipta Alam Semesta bersama dengans setiap jiwa yang Tak Pernah Mati Sang Penguasa satu-satunya yg memegang kendali. Tidak seperti ciptaanNya, Dia diluar imajinasi kita dan TIDAK!, Dia bukanlah seorang laki-laki apalagi memiliki sekutu. Dia Berdiri Sendiri. Dan dia juga tidak pernah meninggalkan kita sendiri. Seperti halnya setiap pabrik, dia berikan kita sebuah buku panduan. Al Qur'an, mohon maaf jika saya lancang untuk menyimpulkan, tetapi inilah satu-satunya kemungkinan. Satu-satunya pengertian Tuhan sebagai yg Esa dan satu-satunya, Dzat yg Maha Kuasa menjadikannya hal yg logis, sebuah kitab tanpa kontradiksi dengan keajaiban scientific dan sejarah di dalamnya. Semuanya telah diungkapkan lebih dari 1400 tahun yg lalu seperti deskripsi detail dari embrio manusia. Deskripsi embrio manusia di dalam Al-Qur'an, tidak mungkin berdasarkan pengetahuan ilmiah pada abad ke-7 Masehi. Gunung-gunung sebagai tiang penyangga yg kokoh di bawah tanah, dan dua lautan yg tdk bercampur dalam aliran yg terpisah yg sempurna, hingga planet-planet di orbit yg beredar, pergantian malam dan siang seraya mereka tetap pada jalurnya, perluasan alam semesta dan penciptaan segala sesuatu dari H2O (air). Menuju cerita mengenai Masa lalu dan Pemeliharaan Jasad Firaun, menjelaskan letak terendah di daratan dimana Persia mengalahkan Roma, cairan yg tercurah yg menciptakan manusia dalam kelenjar antara tulang sulbi dan tulang belakang, dan tak satupun kata telah berubah, Al-Qur'an masihlah sama. Jadi tolong jelaskan? Bagaimana semua ini telah diketahui lebih dari 1400 tahun yg lalu kepada seorang manusia yg tidak dapat membaca maupun menulis, sebagaimana dia akan menyampaikan apa yg malaikat katakan. Dan jika kamu masih tetap tidak percaya, silahkan datangkan dgn sesuatu yg menyerupai, tetapi kamu tidak akan bisa. Jadi kita menjadikan Tuhan sebagai sebuah ejekan dan utusanNya sebagai sebuah lelucon. Menganggap kitab-kitabNya sebagai legenda dan dongeng dari orang-orang terdahulu, seperti kita hidup sesuai dgn tingkah kita, keinginan dan harapan. Mengatakan kehidupan ini adalah satu-satunya rumah yg akan pernah kita tempati. Kita akan hidup kemudian mati, dan dgn mudahnya menjadi tulang-belulang. YOLO (You Only Life Once)-koreksi setelah rerumputan mati, hujan datang, dan rumput akan tumbuh kembali. Dan Allah menjanjikan hal yg sama untuk setiap jiwa kita, dan membangkitkanmu hingga dari ujung jari dgn sempurna sebagaimana Yang Maha Melihat mengawasi kita begitu dekat, karena kita pasti sedang diuji. Pada kekayaan kita, kesehatan kita, diri kita sendiri, dan semua hal yg telah kita dapatkan. Jadi percayalah bahwa kita pasti akan dihidupkan kembali dan dibawa kembali kepada Tuhan untuk mempertanggung jawabkan setiap perbuatan kita sebagaimana dia memberikan kita kitab dan memerintahkan kita untuk Bacalah! Dari yg jahat hingga yg baik, dan semua hal diantaranya, kamu, cukuplah kamu sendiri untuk mempertanggung jawabkan perbuatanmu jadi jangan marah padaKu, kamu yg mengira, bahwa dirimu tidak akan dikembalikan kepada Kami. Aku berikan kepadamu seluruh hidupmu yg panjang untuk mencari tahu tentangKu, tapi kamu sibuk mengejar seluruh hal yg bersifat sementara. Jadi, Bacalah ! dan ketentraman hadir kepada setiap jiwa yg percaya. Tetapi jika kamu tidak percaya, BACALAH ! dan jangan biarkan hari itu (kematian) menjadi hari pertamamu mengetahui apa makna sebenarnya dari kehidupan. BACALAH !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar