Minggu, 31 Januari 2016

Bencana Pemikiran

  • Pekerjaan terberat adalah mengajak manusia berpikir.
  • Riuhnya basa-basi, citra, dan kepalsuan.
  • Selamat merayakan derasnya kemunduran, matinya logika, senyapnya pembelaan, redupnya kesadaran.
  • Selamat merayakan duka.
  • Tapi memang sedemikian rupa sehingga memaksa terucap “bilakah pertolongan Allah datang ?”

  • Bocah SD Perkosa Anak TK Usai Nonton Film - antaranews.com/berita/393413/… | Ini baru akan memancing kesedihan dan perhatian publik jika si anak TK meninggal jadi korban longsor.
  • Genam: 18.000 orang tewas setiap tahun akibat miras - antaranews.com/berita/393413/… | Ini baru dianggap bencana jika disebabkan longsor atau pesawat jatuh.
  • 2 juta bayi dibunuh di Indonesia per tahun via aborsi - http://www.aborsi.org/statistik.htm | Yang begini tidak diratapi, berbeda jika 2 juta orang mati karena longsor atau kecelakaan pesawat.
  • 2,3 Juta Kasus Aborsi Per Tahun, 30 Persen oleh Remaja - kompas.com/read/2009/02/1… | Banyak yang tidak menganggap ini sebuah bencana.
  • Duka sedalam-dalamnya duka, duka yang banyak orang justru merayakannya.
  • Jangan pernah hilang kesadaran, karena kita perlukan kesadaran ini untuk jadi alasan saat menghadap-Nya

  • Jangan lelah menjadi setitik terang yang dikepung oleh pekatnya gelap.
  • Jangan patah menjadi segelintir.
  • Kita cuma segelintir kesadaran akan 2×2=4 yang melawan derasnya propaganda 2×2=5.

  • Kita cuma segelintir teriakan yang tenggelam dalam sorak sorai suka cita merayakan jatuhnya kemanusiaan.
  • Tapi harapan tak boleh mati. Hingga kematian sendiri yang mencabut harapan itu.
  • Kita hanya segelintir kesadaran yang mencoba mengganjal deras mundurnya kemanusiaan.
  • Peradaban yang sedang terjun bebas, kita hanya segelintir kesadaran.
  • Dan hari ini menyatakan bahwa yang salah itu salah adalah tindakan menebar kebencian. Maka tinggal nunggu anak TK perkosa anak TK.
  • Duka sedalam-dalamnya duka. Duka atas bencana pemikiran.
  • Orang makin tidak mengerti dengan apa yang sejatinya perlu diratapi dan apa yang tidak.
  • Media membentuk apa yang kita pikir dan apa yang kita rasa, apa yang kita perlu sedih dan apa yang tidak.
  • Hari ini, orang berduka jika Metro TV berduka, orang gembira jika Metro TV gembira.
  • Bocah Kelas 3 SD Perkosa Anak TK - m.jpnn.com/news.php?id=23… | Kasusnya sudah banyak dan tak terbendung, tapi tanpa duka.
  • Tidak ada bencana yang merenggut jiwa lebih banyak ketimbang bencana menganggap “benar jadi salah, salah jadi benar”.
  • Bocah SD Perkosa Anak TK Usai Nonton Film - detik.com/news/read/2013… | Bencana kemanusiaan yang tak terbendung dan tak disedihkan.
  • 2,3 Juta Kasus Aborsi Per Tahun, 30 Persen oleh Remaja - kompas.com/read/2009/02/1… | Bencana “benar jadi salah, salah jadi benar” jauh lebih tragis.
  • Genam: 18.000 orang tewas akibat miras - antaranews.com/berita/393413/… | Kemudian bencana pemikiran membuat orang berbondong2 mendukung miras.
  • Setiap hari seharusnya kita berduka atas bencana yang lebih besar ini. Bencana pemikiran itu dahsyat dampaknya.
  • Akibatnya, manusia menjadi tanpa akal & tanpa jiwa.
  • Bencana apa yang lebih besar dari terenggutnya kesadaran berpikir ?
  • Bencana pemikiran melahirkan korban jiwa lebih banyak ketimbang bencana2 lainnya. Saat ini eranya seperti itu.
  • Bencana “bingung” yang dialami umat manusia lebih tragis, benar dianggap salah dan salah dianggap benar.
  • Bencana pemikiran yang menimpa negeri ini sangat tragis. Hilangnya jati diri bangsa.
  • Bencana alam atau kecelakaan merenggut nyawa yang terhitung jumlahnya, tapi rusaknya pemikiran merusak kemanusiaan itu sendiri.
  • Dan sebenarnya duka atas bencana mundurnya pola pikir lebih berat ketimbang bencana alam atau kecelakaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar