Minggu, 31 Januari 2016

Menengok Sejarah Kekerasan Dalam "Pemaksaan Agama" Antara Islam Dan Kristen

  • Orang menyangka bahwa Kristen lebih dulu masuk ke Indonesia timur, termasuk Irian Jaya. Ternyata tidak seperti itu, Kristen baru masuk ketika penjajah masuk.
  • Maluku tadinya Islam, ketika penjajah Portugis datang kemudian Maluku jadi Katolik, ketika penjajah VOC datang Maluku jadi Protestan.
  • Ini contoh bagaimana buku sejarah tidak menuliskan sejarah masuknya Kristen ke Indonesia.








  • Masuk dan berkembangnya Hindu - Buddha dan Islam ke Indonesia dijelaskan dalam buku tsb. Sedangkan Kristen tidak dibahas.
  • Ini sekedar mengungkapkan fakta bahwa ada sejarah yang ditutupi soal proses masuknya ke Indonesia.
  • Harusnya dijelaskan bagaimana Portugis melakukan pemaksaan agama Katolik pada pribumi yang notabene Muslim.
  • Harusnya juga dijelaskan bagaimana proses VOC yang kemudian dilanjutkan kerajaan Protestan Belanda melakukan Kristenisasi.
  • Penjelasan ini penting agar kita semua tahu asal-usulnya.
  • Sehingga jangan ada persepsi bahwa ulama yang da'wah Islamisasi di Irian Jaya sedang mengganggu warga Kristen.
  • Karena ulama ini justru sedang melakukan pengembalian kembali Irian menjadi Muslim.
  • Jika sejarah ditulis jujur, maka kita mengerti bahwa pemaksaan agama bukanlah dilakukan Muslim, tapi dilakukan oleh Portugis dan Belanda.
  • Disebar persepsi bahwa Islam mengajarkan pemaksaan agama. Jika kita belajar tentang masuknya agama2 ke Indonesia, kita akan tahu bahwa Islam tidak pernah melakukan pemaksaan agama.
  • Kalau sejarah ditulis jernih, maka kita akan tahu bahwa Katolik dan Protestan lah yang melakukan pemaksaan agama terhadap pribumi yang notabene Muslim.
  • Islam disuruh mengakui kejahatan pemaksaan agama yang justru dilakukan pihak lain: Katolik Portugis dan Protestan Belanda.
  • Islam disuruh menanggung dosa sejarahnya orang lain. Dosa yang tak dilakukannya.
  • Propaganda ini memakan korban, banyak Muslim yang jadi tidak percaya diri, merasa Islam punya dosa sejarah tsb. Ini pentingnya sejarah.
  • Sejarah ditulis dgn motif. Jika ditulis oleh kolonial maka motif kolonialisasi menjadi alasan penulisan sejarah versinya.
  • Kemudian dicari2lah, diulik2lah, dituliskan sejarah seolah2 terjadi pemaksaan agama oleh Muslim. Dikaranglah "Demak", "Minangkabau" dst.
  • Sejarah Kristen lah yang terus berdarah2 sejak mendapatkan kekuasaan di era Konstantin hingga hari ini harus diungkap saja, jangan kita sembunyikan.
  • Yesus "dibunuh" oleh Yahudi, pasca Yesus disalib, pengikut Yesus terus diburu & diintimidasi. Setelah Kristen dapat kekuasaan, giliran Yahudi diburu.
  • Ketika Islam hadir, selain Yahudi, Islam juga jadi objek serangan dari Romawi yang notabene Kristen tsb.
  • Jadi Kristen memburu pemeluk Islam dan Yahudi. Hal ini berubah ketika muncul Zionisme. Kristen bergabung dgn Yahudi memburu Muslim. Sampai sekarang.
  • Pertanyaannya, kapan sejarah berdarah Kristen berhenti ?
  • Satu2nya masa dimana Kristen tidak melakukan "perburuan" adalah saat Kristen jadi korbannya. Yaitu sebelum era Konstantin.
  • Lantas apa yang dimaksud dgn penaklukan oleh Islam ? Apakah sama dgn kolonialisasi yang dilakukan oleh Kristen ?
  • Islamisasi dunia oleh Islam ya seperti Islamisasi nusantara, semua damai. Ketika sedang damai, Romawi dan Persia gak suka, kemudian  ngajak perang, dan jadilah perang.
  • Islam itu agama damai, penyebarannya juga damai seperti Islamisasi Nusantara. Tapi ketika da'wah, Islam dihalangi, baru terjadi perang.
  • Interaksi pertama dgn Romawi dan Persia adalah ketika Rasulullah mengirim surat da'wah kepada raja2 saat jeda hudaibiyyah.
  • Respon terhadap ajakan Rasulullah kepada Raja2 ini untuk masuk Islam adalah perang. Raja Persia merobek surat Rasulullah dan mengusir utusan.
  • Perang Mu'tah adalah perang pertama Romawi dgn kaum muslimin. 3 ribu pasukan muslim melawan 200 ribu pasukan Romawi.
  • Ketika Romawi dan Persia mengirim pasukannya untuk menghentikan da'wah Islam, apa yang harus dilakukan kaum muslim ? Harus diam ? Harus menghentikan da'wah ?
  • Sejak pertempuran Mu'tah ini, terjadilah pertempuran2 kaum muslimin di tempat2 daerah jajahan Romawi. Islam disebarkan dgn pedang ?
  • Apakah peperangan tsb untuk memaksakan Islam di suatu daerah ? Bukan, tapi untuk menghentikan kezhaliman Romawi.
  • Baik2 diajak masuk Islam oleh Rasulullah, responnya kok mengirim pasukan. Ini lah sebab terjadinya perang.
  • Perang dalam Islam bukan untuk pemaksaan agama, juga bukan untuk menjajah, juga bukan untuk genocide, juga bukan untuk merampok kekayaan.
  • Sehingga berbeda karakter penaklukan oleh Islam dgn penaklukan oleh pasukan Kristen.
  • Ini yang terjadi saat Islam membebaskan Yerusalem.

  • Ini perbedaan karakter ketika Islam membebaskan dan ketika Kristen menaklukan. Didasari perbedaan motif.

  • Ketika di zaman Khalifah Umar ra, Abu Ubaidah mengembalikan jizyah kepada penduduk Kristen di Syam karena merasa tidak mampu melindungi mereka.
  • Romawi mengerahkan tentara besar2an ke Syam. Ketika pasukan Abu Ubaidah merasa tidak bisa lagi melindungi penduduk Kristen Syam, jizyah dikembalikan.
  • Penduduk Kristen Syam malah mendoakan pasukan Islam agar menang melawan Romawi, karena mereka lebih nyaman dipimpin oleh Islam daripada dijajah oleh Romawi.
  • Sehingga istilahnya bukan kolonialisasi atau penaklukan, tapi pembebasan Islam. Karena proyeknya membebaskan negeri2 dari kezhaliman penjajahan.
  • Saat Kristen menaklukan Yerusalem, setelah itu penduduk Muslim dan Yahudi. Beda dgn ketika Islam membebaskan Konstantinopel.
  • Perbedaan motif ini pula yang membedakan Islamisasi dan Kristenisasi di Nusantara.

  • Tahun 1492, Katolik Spanyol membunuh dan mengusir Yahudi. Dan Khilafah Islam menerima Yahudi yang terusir ini dan kemudian melindunginya.
  • Sebelum Zionis hadir, Islam menjadi pelindung Yahudi. Zionis membuat Yahudi jadi kurang ajar, membunuh yang melindunginya.
  • Perbedaan karakter penyebaran Islam dan penyebaran Kristen karena ada perbedaan doktrin.




  • Karena prinsip da'wah Islam bukan memaksa, sebab iman gak bisa dipaksa2, dan kewajiban kita cuma menyampaikan, kalau gak mau ya tanggung sendiri.
  • Semangat genocide juga menjadi semangat yang diajarkan Alkitab.


  • Coba bandingkan korelasi Alkitab dan sejarah kristen. "Bunuh semua yang bernafas".








  • Sejarah itu terus berlanjut, sejarah berdarah ini sekarang dilanjutkan oleh AS. Pemaksaan agama mengiringi invasi AS.

  • Karena sejak Kristen meraih kekuasaan di era Konstantin hingga di era invasi AS sekarang, memang sejarah berdarah ini belum pernah berhenti.
  • Sejarah Kristen tidak pernah beristirahat dari membantai sejak memegang kekuasaan era Konstantin.
  • Menceritakan fakta sejarah berdarah Kristen sejak era konstantin hingga invasi AS hari ini adalah menebar kebencian ?
  • Yang melakukan invasi adalah Israel dan AS, yang dipropagandakan sebagai teroris adalah umat Islam: Hamas, Taliban dst. Propaganda ala film Rambo.
  • Beginilah kekhilafahan Islam. Kenapa alergi ?

  • Andai sejarah bersikap jernih.







  • Apakah Islam bertentangan dgn Pancasila ? Tentu saja tidak, justru nilai2 Pancasila bertentangan dgn nilai2 sekuler, itulah kenapa JIL anti Pancasila.
  • Sejarah ditutupi, Islam didemonisasi dan fakta2 disembunyikan.







  • Ketuhanan Yang Maha Esa melandasi seluruh nilai2 Pancasila yang lain, semua aturan tunduk pada aturan Tuhan Yang Maha Esa.
  • Kenapa Ketuhanan Yang Mahas Esa ditempatkan pada sila pertama ? Karena ia melandasi seluruh sila yang lain.
  • Kemanusiaan harus sesuai kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Persatuan juga dilandasi keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Kerakyatan dan Keadilan juga diciptakan dgn aturan2 yang dikehendaki Tuhan Yang Maha Esa.
  • Sila2 Pancasila lainnya didasari oleh sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa: Allah, tiada Tuhan selain Dia.
  • Gak perlu mempertentangkan Islam dan Pancasila, karena yang bertentangan adalah Pancasila dan Sekularisme.
  • Penegakkan Syariah juga berarti perlindungan atas pemeluk agama lain. Perlindungan atas Kebhinekaan Tunggal Ika.

  • Sejarah sudah membuktikan, jika Islam dikerjakan dgn benar maka yang terjadi adalah keamanan dan perlindungan.

  • Jika Islam ditegakkan, maka harmoni itu akan terjadi.

  • Apakah dgn sistem sekuler yang anti pancasila seperti sekarang, Indonesia meraih kemajuan ? Apakah kriminalitas makin turun ?
  • Mari berjiwa Pancasila, ber-Tuhan Yang Maha Esa.
  • Khilafah Islam menjadi pelindung mereka yang terzhalimi, apapun agamanya. Begitulah Islam.
  • Islam adalah anti rasialisme.

  • Islam adalah toleransi beragama.

  • Islam adalah inspirasi dunia.

  • Islam adalah pemuliaan perempuan.

  • Islam adalah pengubah wajah dunia. Dari mistik dan takhayulnya Romawi dan Persia menjadi dunia dengan logika menyala.

  • Islam adalah kemanusiaan, Islam adalah persatuan, bahkan tak sekedar persatuan Indonesia, tapi persatuan dunia. Islam adalah syuro dan keadilan.
  • Konsolidasi pergerakan perjuangan kemerdekaan pertama disatukan oleh spirit Islam: Sarikat Dagang Islam -> Sarikat Islam | Bukan Budi Utomo.
  • Islam menjadi spirit pertama penyatuan perlawanan menghadapi penjajah, Sarikat Islam. Bukan Budi Utomo yang ningrat dan Jawa sentris.
  • Islam akan menghabisi pemeluk agama lain ? Haduh, haduh, haduh jangan sejarah agama lain dipersepsikan Islam yang melakukannya. Jangan berimajinasi.
  • Jangan salahkan Islam atas dosanya orang lain dalam pemaksaan agama.
  • Jangan memandang Islam dgn jati dirinya orang lain.
  • Jangan trauma pada Islam dgn sejarahnya orang lain. Kita harus bangga dan PD dgn Islam. Karena kesempurnaan telah kita genggam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar