Menengok Sejarah Kekerasan Dalam "Pemaksaan Agama" Antara Islam Dan Kristen
- Orang menyangka bahwa
Kristen lebih dulu masuk ke Indonesia timur, termasuk Irian Jaya.
Ternyata tidak seperti itu, Kristen baru masuk ketika penjajah masuk.
- Maluku
tadinya Islam, ketika penjajah Portugis datang kemudian Maluku jadi
Katolik, ketika penjajah VOC datang Maluku jadi Protestan.
- Ini contoh bagaimana buku sejarah tidak menuliskan sejarah masuknya Kristen ke Indonesia.
- Masuk dan berkembangnya Hindu - Buddha dan Islam ke Indonesia dijelaskan dalam buku tsb. Sedangkan Kristen tidak dibahas.
- Ini sekedar mengungkapkan fakta bahwa ada sejarah yang ditutupi soal proses masuknya ke Indonesia.
- Harusnya dijelaskan bagaimana Portugis melakukan pemaksaan agama Katolik pada pribumi yang notabene Muslim.
- Harusnya juga dijelaskan bagaimana proses VOC yang kemudian dilanjutkan kerajaan Protestan Belanda melakukan Kristenisasi.
- Penjelasan ini penting agar kita semua tahu asal-usulnya.
- Sehingga jangan ada persepsi bahwa ulama yang da'wah Islamisasi di Irian Jaya sedang mengganggu warga Kristen.
- Karena ulama ini justru sedang melakukan pengembalian kembali Irian menjadi Muslim.
- Jika
sejarah ditulis jujur, maka kita mengerti bahwa pemaksaan agama
bukanlah dilakukan Muslim, tapi dilakukan oleh Portugis dan Belanda.
- Disebar
persepsi bahwa Islam mengajarkan pemaksaan agama. Jika kita belajar
tentang masuknya agama2 ke Indonesia, kita akan tahu bahwa Islam tidak
pernah melakukan pemaksaan agama.
- Kalau sejarah ditulis
jernih, maka kita akan tahu bahwa Katolik dan Protestan lah yang
melakukan pemaksaan agama terhadap pribumi yang notabene Muslim.
- Islam disuruh mengakui kejahatan pemaksaan agama yang justru dilakukan pihak lain: Katolik Portugis dan Protestan Belanda.
- Islam disuruh menanggung dosa sejarahnya orang lain. Dosa yang tak dilakukannya.
- Propaganda
ini memakan korban, banyak Muslim yang jadi tidak percaya diri, merasa
Islam punya dosa sejarah tsb. Ini pentingnya sejarah.
- Sejarah ditulis dgn motif. Jika ditulis oleh kolonial maka motif kolonialisasi menjadi alasan penulisan sejarah versinya.
- Kemudian
dicari2lah, diulik2lah, dituliskan sejarah seolah2 terjadi pemaksaan
agama oleh Muslim. Dikaranglah "Demak", "Minangkabau" dst.
- Sejarah
Kristen lah yang terus berdarah2 sejak mendapatkan kekuasaan di era
Konstantin hingga hari ini harus diungkap saja, jangan kita sembunyikan.
- Yesus
"dibunuh" oleh Yahudi, pasca Yesus disalib, pengikut Yesus terus
diburu & diintimidasi. Setelah Kristen dapat kekuasaan, giliran
Yahudi diburu.
- Ketika Islam hadir, selain Yahudi, Islam juga jadi objek serangan dari Romawi yang notabene Kristen tsb.
- Jadi
Kristen memburu pemeluk Islam dan Yahudi. Hal ini berubah ketika
muncul Zionisme. Kristen bergabung dgn Yahudi memburu Muslim. Sampai
sekarang.
- Pertanyaannya, kapan sejarah berdarah Kristen berhenti ?
- Satu2nya masa dimana Kristen tidak melakukan "perburuan" adalah saat Kristen jadi korbannya. Yaitu sebelum era Konstantin.
- Lantas apa yang dimaksud dgn penaklukan oleh Islam ? Apakah sama dgn kolonialisasi yang dilakukan oleh Kristen ?
- Islamisasi
dunia oleh Islam ya seperti Islamisasi nusantara, semua damai. Ketika
sedang damai, Romawi dan Persia gak suka, kemudian ngajak perang, dan
jadilah perang.
- Islam itu agama damai, penyebarannya
juga damai seperti Islamisasi Nusantara. Tapi ketika da'wah, Islam
dihalangi, baru terjadi perang.
- Interaksi pertama dgn Romawi dan Persia adalah ketika Rasulullah mengirim surat da'wah kepada raja2 saat jeda hudaibiyyah.
- Respon
terhadap ajakan Rasulullah kepada Raja2 ini untuk masuk Islam adalah
perang. Raja Persia merobek surat Rasulullah dan mengusir utusan.
- Perang Mu'tah adalah perang pertama Romawi dgn kaum muslimin. 3 ribu pasukan muslim melawan 200 ribu pasukan Romawi.
- Ketika
Romawi dan Persia mengirim pasukannya untuk menghentikan da'wah Islam,
apa yang harus dilakukan kaum muslim ? Harus diam ? Harus menghentikan
da'wah ?
- Sejak pertempuran Mu'tah ini, terjadilah
pertempuran2 kaum muslimin di tempat2 daerah jajahan Romawi. Islam
disebarkan dgn pedang ?
- Apakah peperangan tsb untuk memaksakan Islam di suatu daerah ? Bukan, tapi untuk menghentikan kezhaliman Romawi.
- Baik2 diajak masuk Islam oleh Rasulullah, responnya kok mengirim pasukan. Ini lah sebab terjadinya perang.
- Perang
dalam Islam bukan untuk pemaksaan agama, juga bukan untuk menjajah,
juga bukan untuk genocide, juga bukan untuk merampok kekayaan.
- Sehingga berbeda karakter penaklukan oleh Islam dgn penaklukan oleh pasukan Kristen.
- Ini yang terjadi saat Islam membebaskan Yerusalem.
- Ini perbedaan karakter ketika Islam membebaskan dan ketika Kristen menaklukan. Didasari perbedaan motif.
- Ketika
di zaman Khalifah Umar ra, Abu Ubaidah mengembalikan jizyah kepada
penduduk Kristen di Syam karena merasa tidak mampu melindungi mereka.
- Romawi
mengerahkan tentara besar2an ke Syam. Ketika pasukan Abu Ubaidah
merasa tidak bisa lagi melindungi penduduk Kristen Syam, jizyah
dikembalikan.
- Penduduk Kristen Syam malah mendoakan
pasukan Islam agar menang melawan Romawi, karena mereka lebih nyaman
dipimpin oleh Islam daripada dijajah oleh Romawi.
- Sehingga
istilahnya bukan kolonialisasi atau penaklukan, tapi pembebasan Islam.
Karena proyeknya membebaskan negeri2 dari kezhaliman penjajahan.
- Saat Kristen menaklukan Yerusalem, setelah itu penduduk Muslim dan Yahudi. Beda dgn ketika Islam membebaskan Konstantinopel.
- Perbedaan motif ini pula yang membedakan Islamisasi dan Kristenisasi di Nusantara.
- Tahun
1492, Katolik Spanyol membunuh dan mengusir Yahudi. Dan Khilafah Islam
menerima Yahudi yang terusir ini dan kemudian melindunginya.
- Sebelum Zionis hadir, Islam menjadi pelindung Yahudi. Zionis membuat Yahudi jadi kurang ajar, membunuh yang melindunginya.
- Perbedaan karakter penyebaran Islam dan penyebaran Kristen karena ada perbedaan doktrin.
- Karena
prinsip da'wah Islam bukan memaksa, sebab iman gak bisa dipaksa2, dan
kewajiban kita cuma menyampaikan, kalau gak mau ya tanggung sendiri.
- Semangat genocide juga menjadi semangat yang diajarkan Alkitab.
- Coba bandingkan korelasi Alkitab dan sejarah kristen. "Bunuh semua yang bernafas".
- Sejarah itu terus berlanjut, sejarah berdarah ini sekarang dilanjutkan oleh AS. Pemaksaan agama mengiringi invasi AS.
- Karena
sejak Kristen meraih kekuasaan di era Konstantin hingga di era invasi
AS sekarang, memang sejarah berdarah ini belum pernah berhenti.
- Sejarah Kristen tidak pernah beristirahat dari membantai sejak memegang kekuasaan era Konstantin.
- Menceritakan fakta sejarah berdarah Kristen sejak era konstantin hingga invasi AS hari ini adalah menebar kebencian ?
- Yang
melakukan invasi adalah Israel dan AS, yang dipropagandakan sebagai
teroris adalah umat Islam: Hamas, Taliban dst. Propaganda ala film
Rambo.
- Beginilah kekhilafahan Islam. Kenapa alergi ?
- Andai sejarah bersikap jernih.
- Apakah
Islam bertentangan dgn Pancasila ? Tentu saja tidak, justru nilai2
Pancasila bertentangan dgn nilai2 sekuler, itulah kenapa JIL anti
Pancasila.
- Sejarah ditutupi, Islam didemonisasi dan fakta2 disembunyikan.
- Ketuhanan Yang Maha Esa melandasi seluruh nilai2 Pancasila yang lain, semua aturan tunduk pada aturan Tuhan Yang Maha Esa.
- Kenapa Ketuhanan Yang Mahas Esa ditempatkan pada sila pertama ? Karena ia melandasi seluruh sila yang lain.
- Kemanusiaan harus sesuai kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Persatuan juga dilandasi keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Kerakyatan dan Keadilan juga diciptakan dgn aturan2 yang dikehendaki Tuhan Yang Maha Esa.
- Sila2 Pancasila lainnya didasari oleh sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa: Allah, tiada Tuhan selain Dia.
- Gak perlu mempertentangkan Islam dan Pancasila, karena yang bertentangan adalah Pancasila dan Sekularisme.
- Penegakkan Syariah juga berarti perlindungan atas pemeluk agama lain. Perlindungan atas Kebhinekaan Tunggal Ika.
- Sejarah sudah membuktikan, jika Islam dikerjakan dgn benar maka yang terjadi adalah keamanan dan perlindungan.
- Jika Islam ditegakkan, maka harmoni itu akan terjadi.
- Apakah dgn sistem sekuler yang anti pancasila seperti sekarang, Indonesia meraih kemajuan ? Apakah kriminalitas makin turun ?
- Mari berjiwa Pancasila, ber-Tuhan Yang Maha Esa.
- Khilafah Islam menjadi pelindung mereka yang terzhalimi, apapun agamanya. Begitulah Islam.
- Islam adalah anti rasialisme.
- Islam adalah toleransi beragama.
- Islam adalah inspirasi dunia.
- Islam adalah pemuliaan perempuan.
- Islam adalah pengubah wajah dunia. Dari mistik dan takhayulnya Romawi dan Persia menjadi dunia dengan logika menyala.
- Islam
adalah kemanusiaan, Islam adalah persatuan, bahkan tak sekedar
persatuan Indonesia, tapi persatuan dunia. Islam adalah syuro dan
keadilan.
- Konsolidasi pergerakan perjuangan kemerdekaan
pertama disatukan oleh spirit Islam: Sarikat Dagang Islam ->
Sarikat Islam | Bukan Budi Utomo.
- Islam menjadi spirit
pertama penyatuan perlawanan menghadapi penjajah, Sarikat Islam. Bukan
Budi Utomo yang ningrat dan Jawa sentris.
- Islam akan
menghabisi pemeluk agama lain ? Haduh, haduh, haduh jangan sejarah agama
lain dipersepsikan Islam yang melakukannya. Jangan berimajinasi.
- Jangan salahkan Islam atas dosanya orang lain dalam pemaksaan agama.
- Jangan memandang Islam dgn jati dirinya orang lain.
- Jangan trauma pada Islam dgn sejarahnya orang lain. Kita harus bangga dan PD dgn Islam. Karena kesempurnaan telah kita genggam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar