Minggu, 31 Januari 2016

Mengapa Islam Selalu Dikondisikan Sebagai Agama Yang Penuh Kekerasan ? Apa Yang Dimaksud "Sesuai Agama" Antara Islam & Kristen ?

  • Bilang Islam itu teroris dianggap biasa aja, sedangkan menjelaskan fakta berdarah Kristen sejak mendapat kekuasaan era Konstantin, dianggap menebar kebencian.
  • Eropa memasuki kegelapannya saat Konstantin menjadikan Kristen sbg agama resmi negara. Rakyat Eropa terus dan terus berdarah2 dalam intimidasi Gereja.
  • Sejarah berdarah berikutnya pertentangan Katolik - Protestan, setelah itu lanjut imperialisme, terus lanjut perang dunia.
  • Terus lanjut lagi perang atas nama terorisme. | Jeda sejarah berdarahnya ada dimana ?
  • Faktanya begitu, tapi kemudian Islam yang dijadikan "demon"nya. Padahal tentara mana yang dikirim untuk Islamisasi Indonesia ?
  • Islam yang selalu jadi objek demonisasi. Islam disuruh merasa bersalah atas dosa berdarah2 yang dibuat orang lain.
  • Dimana jeda sejarah berdarahnya ? Kapan pernah damainya ?
  • Mengungkap fakta sejarah ini pasti dibilang menebar kebencian. Sedangkan kalau bilang Islam itu teroris, dibiarkan saja.
  • Itulah kenapa tidak ada cerita masuknya Kristen di Indonesia di buku pelajaran sejarah kita, karena akan dianggap menebar kebencian.
  • Sehingga kita harus bilang bahwa Kristen masuk ke Indonesia dgn damai, dengan pencerahan & santun. | Barulah gak akan dibilang menebar kebencian.
  • Ini lucu. Tidak siap menerima fakta. Gak punya sikap ilmiah.
  • Seketika Konstantin menjadikan Kristen agama resmi, maka kelompok yang tidak sepaham dgn agama merger antara Kristen dan Pagan Romawi, akan dikejar2.
  • Darah itu tumpah sejak detik pertama kekuasaan diraih.
  • Ini fakta sejarah. Tidak perlu galau menerimanya.
  • Setiap hari mempersepsikan Islam sbg pelaku terorisme, seneng2 aja. Sedikit kita ungkapkan fakta sejarah yang sebenarnya, pada misuh2. :D
  • Ini seperti orang Eropa mengkritik Yahudi langsung diserang sebagai anti semit, bahkan ditangkap. Ketakutan membaca fakta sejarah.
  • Gak usah ditutup-tutupi sejarah berdarah2nya, namanya juga sejarah. Kesalahan masa lalu yang belum berhenti hingga kini harusnya jadi pelajaran.
  • "Jika orang Kristen membunuh jangan dibilang agama Kristen haus darah dong". | Duh bro, biasanya lu seneng forward berita "guru ngaji memperkosa". 
  • Sekarang baru bilang "pisahkan orang dan agama", kemarin bilang Islam itu teroris, pesantren radikal, guru gaji cabul. | Dunia oh dunia.
  • Jika korbannya muslim, bilangnya "pelakunya sakit jiwa". Tapi kalau pelakunya muslim, langsung disebut "Islam radikal" "wahabi" "ISIS" dst.
  • Jangan galau dengan sejarah datangnya Kristen ke Indonesia, nikmati sbg fakta sejarah. Saya aja gak masalah dgn fakta datangnya Islam ke Indonesia.
  • Kalau penjajahnya Kristen, argumennya "pisahkan agama dan penganutnya". Ketika muslim salah, beritanya "guru ngaji cabul".
  • Ayolah, melek lah negeriku. Ada penyesatan opini. Pembungkaman sejarah.
  • Kalau mengkritik Yahudi, langsung disebut anti semit. Kalau mengkritik Kristen disebut menebar kebencian. Kalau memfitnah Islam ? Freedom of speech. :D
  • Ayolah, melek negeriku. Masa kalian mau terus2an dininabobokan oleh informasi dgn framing kolonial ?
  • Kritik Yahudi ? Anti semit. | Kritik Kristen ? Menebar kebencian. | Memfitnah Islam ? Freedom of speech. | Dunia oh dunia.
  • Kritik Yahudi ? Anti semit. | Kritik Kristen ? Menebar kebencian. | Memfitnah Islam ? Freedom of speech. | Masa gak bisa membaca kegamblangan ini ?
  • Hidup di era dimana melakukan komparasi itu mudah, tapi gak bisa membaca kegamblangan ini. #TanyaKenapa
  • Kita ini seperti mengajari anak kecil naik sepeda. Musti sabar. Banyak yang belum terbiasa dgn kebiasaan baru: beda pendapat, pelurusan sejarah dll.
  • "Dikenal sbg pemuda yang aktif di Pesantren, si Santoso membunuh Deudeuh (PSK) yang disewanya". | Kalau nulis berita gini disebut "kebebasan pers".
  • Kalau nulis "Paus memerintahkan armada Portugis dan Spanyol menjajah dunia dan menyebarkan Katolik". | Apa sebutannya ? Menebar kebencian. :p
  • Apakah restu Paus kepada Spanyol dan Portugis untuk menjalankan imperialisme merupakan kesalahan personal atau agama ?
  • Apakah guru ngaji yang memperkosa itu kesalahan personal atau kesalahan Islam ?
  • Apa yang dimaksud "sesuai agama" antara Islam dan Kristen ? Apa yang menjadi sumber rujukan amal bagi pemeluk Islam dan Kristen ?
  • Ada yang berargumen "apa yang dikerjakan Paus itu tidak ada dalam Alkitab" | Anggaplah tidak ada, meskipun saya bisa menunjukkan ayat2nya.
  • Jika argumennya adalah "tidak ada ayat Alkitab yang menjadi sumber hukum Paus", maka banyak sekali yang dikerjakan oleh umat Kristen yang tidak ada di Alkitab.
  • Yang paling sederhana, "penuhanan Yesus" ini tidak ada dalam Alkitab.
  • Darimana lahir penuhanan Yesus ? Dari konsensus otoritas Gereja. Persis sama dgn otoritas Paus yang merestui imperialisme Portugis.
  • Posisi Alkitab bagi umat Kristen berbeda dgn posisi Al-Qur'an dan Sunnah bagi umat Islam.
  • Konsensus otoritas Gereja punya posisi lebih tinggi sbg landasan amal ketimbang Alkitab.
  • Sehingga keputusan Gereja adalah kebenaran itu sendiri bagi umat Kristen.
  • Ini berbeda dgn posisi Al-Qur'an dan Sunnah bagi umat Islam, meskipun Kyai tapi jika bertentangan dgn Al-Qur'an dan Sunnah, maka tertolak.
  • Sehingga apakah titah Paus itu kesalahan personal atau kesalahan agama ? Dan apakah guru ngaji cabul kesalahan personal atau kesalahan agama ? Dapat poinnya ? :)
  • Jadi jika otoritas Gereja membuat keputusan, maka itulah agama itu sendiri. Berbeda jika seorang Kyai bicara, belum tentu Islam itu sendiri.
  • Penuhanan Yesus, ritual di Gereja, hari raya Natal, penghalalan babi, pelarangan poligami, ini disebut agama, meski tidak ada di dalam Alkitab.
  • Tak perlu sesuatu ada di Alkitab untuk bisa dijadikan sebagai bagian dari agama, yang penting adalah persetujuan otoritas Gereja.
  • Jadi, apakah restu Paus untuk melakukan imperialisme adalah bagian dari agama ? Yup. Dan gak penting apakah hal tsb ada di Alkitab atau tidak.
  • Apakah guru ngaji yang cabul adalah kesalahab personal atau agama ? Mudah menentukannya, apakah ada ayat Al-Qur'an atau Sunnah yang dilanggar ?
  • Agama dalam Islam harus berdalil Al-Qur'an dan Sunnah. Berbeda dgn Kristen, tidak perlu ada landasan dalil dalam Alkitab.
  • Apakah perang sesuai Islam ? Tergantung, perang karena apa ? Perang dgn siapa ? Bagaimana tindakan dalam perang ?
  • Apakah membunuh adalah perintah Islam ? Tergantung, siapa yang dibunuh ? Siapa yang membunuh ? Bagaimana membunuhnya ?
  • Dan yang paling penting semua ini sesuai dgn Al-Qur'an dan Sunnah gak ? Jika sesuai, maka itulah Islam. Jika tidak sesuai, maka itu aksi personal.
  • Bisa atau tidak kita sebut menuhankan Yesus adalah ajaran agama Kristen meski tidak ada dalilnya adalam Alkitab ?
  • Bisakah atau tidak kita sebut imperialisme Portugis dan Spanyol sebagai ajaran agama Kristen meski andaikan tidak ada dalam Alkitab ?
  • Bisa atau tidak kita sebut guru gaji cabul itu ajaran agama Islam ketika itu dilarang oleh Al-Qur'an dan Sunnah ?
  • Disini bedanya sumber ajaran Islam dan sumber ajaran Kristen. Ini juga yang memicu Sekularisme di Barat, karena ajaran Kristen ditentukan oleh sejarah.
  • Sehingga argumen saya "tunjukkan ayat Alkitab yang memerintahkan untuk menuhankan Yesus" sebenarnya tidak tepat, karena Alkitab bukan landasan amal umat Kristen.
  • Argumen saya "tunjukkan ayat Alkitab yang melarang poligami" ini juga tidak tepat, karena walaupun tidak ada larangan dalam Alkitab, otoritas Gereja bisa melarang.
  • Argumen saya "tunjukkan ayat Alkitab yang menghalalkan makan babi", ini juga tidak tepat. Meski Alkitab melarang, tapi otoritas Gereja membolehkan.
  • Argumen saya "tunjukkan apakah ada kata Gereja dalam Alkitab", ini juga tidak tepat. Karena pergi ke Gereja bagi Kristen tidak perlu ada perintah dalam Alkitabnya.
  • Argumen saya "tunjukkan ayat dimana Yesus bilang dia Tuhan dan menyuruh menyembahnya" ini juga tidak tepat. Karena cukup dari hasil konsensus Gereja untuk menuhankan Yesus.
  • Alkitab bukan sumber utama amal bagi umat Kristen, sumber utama mereka adalah otoritas Gereja dan pemuka agama.
  • Sehingga pemuka agama adalah agama itu sendiri. Ketika pemuka agama misalnya melakukan sodomi, sulit menentukan ini personal atau bukan.
  • Berbeda dgn Islam, pemuka agama bukanlah agama itu sendiri. Sehingga kita bisa bilang segelintir Kyai2 yang tersepilis tidak sesuai ajaran Islam.
  • Karena pemuka agama adalah agama itu sendiri, maka perintah Paus kepada Portugis untuk menjajah dunia, termasuk Nusantara adalah agama itu sendiri.
  • Ketika Gereja memutuskan bahwa "semua agama benar", maka jadilah ini kebenaran baru. Kebenaran jadi tunduk pada sejarah.
  • Apakah restu Gereja Belanda pada VOC menjadikan VOC sesuai agama atau tidak ? Kesalahan personal VOC atau kesalahan agama ?
  • Khilafah2 Islam juga ada yang mewah2an, ada yang menindas rakyat, itu bisa kita nilai, personal atau kesalahan Islam ? | Timbangannya jelas: Al-Qur'an dan Sunnah, sehingga kita bisa menilai.
  • Sumber penentuan kebenarannya bukan si khalifah itu sendiri. Karena sumber ajaran Islam bukanlah si khalifah. Beda dgn ajaran Kristen.
  • Pernah ada kezhaliman muslim di India, ada kezhaliman dalam "Taj Mahal", ini personal atau kesalahan agama ? | Al-Qur'an dan Sunnah jadi timbangannya, sehingga kita bisa menilai.
  • "Tunjukkan ayat Alkitab yang menyuruh untuk beribadah ke Gereja", yup sebenarnya argumen saya ini gak tepat, sangat dipengaruhi pandangan Islam. Karena Kristen tidak perlu ayat Alkitab.
  • "Tunjukkan ayat Al-Qur'an atau Hadits yang memerintahkan untuk shalat ke Masjid", argumen ini tepat untuk Islam. Karena ibadah dalam Islam harus berdalil.
  • "Tunjukkan perintah Kyai yang menyuruh puasa", statement ini gak tepat untuk Islam. Karena Kyai bukan sumber ajaran Islam.
  • Begitulah perbedaan antara posisi Al-Qur'an, Sunnah, dan pemuka agama dalam Islam dengan posisi Alkitab dan pemuka agama dalam Kristen.
  • Sehingga statement "tunjukkan ayat Alkitab yang memerintahkan untuk menuhankan Yesus" terasa tidak fair, memposisikan Alkitab seperti Al-Qur'an bagi umat Islam.
  • Karena umat Kristen tidak butuh ada dalil dalam Alkitab, berbeda dgn umat Islam yang seluruh ibadahnya butuh dalil.
  • Konsekuensi dari perbedaan posisi Al-Kitab dan Al-Qur'an pada umat Kristen dan Islam adalah perbedaan yang terjadi di internal agama masing2.
  • Berapa jumlah variasi perbedaan atau sekte dalam Kristen ? Ya sejumlah pendapat pemuka agamanya.
  • Berapa jumlah variasi atau mazhab dalam internal umat Islam ? Ya sejumlah variasi dalil yang ada.
  • Perbedaan sekte dalam Kristen karena langkanya dalil. Sedangkan perbedaan dalam Islam karena sejumlah dalil yang ada.
  • Statement saya "tunjukkan ayat Alkitab yang menyuruh Anda ke Gereja" ini memang tidak fair, ini merupakan sudut pandang Islam terhadap Al-Qur'an.
  • Memang tidak fair, tapi dgn statement2 itulah saya mengkomparasikan antara Islam dan Kristen dari sudut pengambilan dasar hukumnya. Silahkan pilih.
  • Sehingga jika Anda sudah tahu perbedaan mendasar antara Islam dan Kristen, maka jadi enak untuk memilihnya.
  • Tidak perlu emosi dengan komparasi seperti ini, beginilah komparasi agama yang jernih.
  • Saya sudah memberikan komparasi, saya mengajak Anda pada Islam setiap hari, saya luangkan waktu untuk mencerahkan Anda, tapi jika Anda menolak itu hak Anda. 
  • Diterima, Anda yang untung. Ditolak, Anda pula yang rugi.
  • Beginilah tugas da'i, hanya sebagai penyampai & pencerah saja, hanya sebagai jalan hidayah bagi orang lain, tak lebih.
  • Tidak ada paksaan untuk masuk Islam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar