Minggu, 31 Januari 2016

Indonesia Darurat Logika

  • "Kapan umat Islam muak dari perang ?" | Kaum sepilis mencoba menggiring opini seolah2 umat Islam hobi perang.
  • Biar logikanya terlatih: "Kapan umat Islam Indonesia berhenti perang dengan Belanda ?"
  • "Kapan kira2 Hamas muak perang dengan Israel ?"
  • "Kapan kira2 rakyat Afghanistan muak perang dengan AS ?"
  • "Kapan kira2 Muslim Suriah muak perang dengan syiah Assad dan Rusia ?
  • "Kapan kira2 Muslim Yaman muak perang dengan pemberontak Syiah Houthi ?"
  • Sesederhana itu.
  • Kalau kaum sepilis yang sekarang ini hidup di zaman perang kemerdekaan, maka mereka mengeluarkan statement: "kapan umat Islam Indonesia muak perang ddengan Belanda ?"
  • Sesama Muslim kok berantem ? | Sama aja bro, dulu zaman perang kemerdekaan "sesama pribumi kok berantem". Pejuang vs kaum sepilis.
  • Umat Islam Palestina ya berhenti perang kalau penjajahnya angkat kaki, begitu pun dengan Suriah, Iraq, Afghanistan, Yaman dll.
  • Kita gak memungkiri ada Muslim yang rela jadi sepilis dan memilih melawan pejuang. | Ngaku muslim tapi bilang "Al-Qur'an dongeng".
  • Hidup itu pilihan, hak mereka memilih jadi sepilis. Dan hak kita melawan.
  • Problemnya ini penjajah Kristen Belandanya udah pergi, tapi kaum sepilisnya masih eksis sampai sekarang, dari generasi ke generasi.
  • Tapi sekali lagi hidup itu pilihan, mau jadi sepilis bergelimang dollar dan beasiswa ya itu pilihan. Begitu pun menjadi pejuang untuk melawannya.
  • Pekerjaan utama membereskan Indonesia ya diawali dengan membereskan logika. Semua berawal dari sini. Salah satunya ya dengan bikin status mendidik logika.
  • “Apa karyamu untuk bangsa ?” | Karya yang paling penting hari ini untuk Indonesia adalah membereskan logika bangsa, dari sini semua bermula.
  • Kalau mayoritas orang logikanya benar, maka pilihan politiknya benar, maka pemimpin yang terpilih benar, maka segera beres Indonesia.
  • Jadi jangan ragu untuk sibuk membereskan logika bangsa. Karena ini karya besar untuk negeri.
  • Kalau ada yang nanya "lu udah berbuat apa untuk Indonesia ?" | Apa yang dimaksud dengan berbuat ? PR terbesar negeri ini soal mindset kok.
  • Parah banget kaum sepilis ketika bilang "kapan Hamas yang Muslim ini muak dengan perang ?" #DaruratLogika
  • Nyaris seluruh wilayah terkena dampak kelambanan pemerintah menangani asap. Tapi pas Pemilu ya dipilih lagi. #DaruratLogika
  • Sudah dizhalimi tapi pas Pemilu yang menzhalimi dipilih lagi. Karena problem logika, jadinya Indonesia terus2an begini.
  • Karena logika ini problem paling mendasar, jadi karyamu yang paling ditunggu oleh negeri ini ya membereskan logika mayoritas orang disini.
  • Kalau logika udah beres, maka soal lain itu mudah.
  • Jadi kalau ditanya “apa karyamu untuk negeri ?” | Jangan takut untuk bilang “gue beresin logika orang2 kayak lu yang bikin negeri ini awut2an”.
  • Ada berita "asap bikin pedagang masker laris manis". | Ini kan sakit logika.
  • "Penurunan rupiah meningkatkan ekspor" | #sakit
  • "Keikutsertaan Indonesia dalam TPP karena kita menganut ekonomi terbuka" | #SakitLogika
  • "Memperpanjang freeport supaya Indonesia untung" | #sakit
  • "Kapan Hamas muak perang ?" | Ini sakit logika, bingung gak bisa bedakan antara penjajah dan perlawanan.
  • Ini problem utamanya, masalah "berpikir". | Kalau ini beres dampaknya banyak: politik, ekonomi, sains, hukum dll.
  • "Rakyat harus menderita agar jadi pribadi yang tahan banting" | #Sakit, kenapa gak pemimpin aja yang tahan banting sob ?
  • Karena berpikir adalah problem utama di negeri ini, maka PR kita "24 jam" mengajak manusia berpikir.
  • Problem utama di negeri ini terletak pada awut2annya logika.
  • So, beresin logika orang2 sekitarmu adalah karya yang paling ditunggu negeri ini. Dan gak perlu penghargaan dari orang lain untuk karya ini.
  • Lu baca Al-Qur’an, dijelaskan spek kafir, terus lu ketemu manusia yang masuk semua spek ini. Masa gak boleh meyakini manusia tsb sebagai kafir ?
  • Lu baca spek gajah, terus ketemu binatang bisa terbang, apa lu harus meyakini binatang yang terbang tsb sebagai gajah ?
  • Lu baca spek kucing, terus ketemu binatang yang masuk spek ini, jadi lu yakini binatang tsb sebagai kucing atau lu yakini sebagai kuda nil ?
  • Lu baca spek kafir, terus ketemu manusia masuk spek ini, jadi lu yakini manusia ini sebagi kafir atau mukmin ? Sederhana kok.
  • Lu baca spek WNA, terus lu ketemu orang dengan spek ini, jadi lu yakini dia sebagai WNA atau WNI ? Sederhana aja kok logikanya.
  • Debat2 di sosmed menggambarkan dengan jelas kok bahwa PR kita melogikakan bangsa ini masih panjang. Padahal kita udah pilih bahasa yang sederhana, tapi masih banyak yang gagal paham.
  • Tantangan terberat membangkitkan negeri ini adalah tantangan logika.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar