Membantah Imajinasi Ngawur Terhadap Islam
- Orang menolak Islam memang karena "pokoknya" | "pokoknya nenek moyang gue begini", sehingga logika dikesampingkan.
- Mereka
kalah dgn orang2 Barat yang berbondong2 memeluk Islam, ketika Barat
merespon demonisasi Islam, justru dgn cara mencari tahu tentang Islam.
- Mengendalikan kesadaran untuk tidak "pokoknya kata nenek moyang" adalah penting, sehingga kebenaran mudah diterima.
- Tuduhan2 terhadap Islam biasanya justru merupakan bagian2 terbaik dari Islam.
- Misal:
Islam dituduh menindas perempuan, jika kemudian mengetahui bagaimana
sesungguhnya aturan Islam ttg perempuan, maka mereka akan takjub.
- Contoh
lain: poligami Rasulullah dijadikan bahan tuduhan. Kalau kemudian
berani meneliti dgn jujur, maka orang akan terpesona dgn ini.
- Sehingga
biasanya hal2 yang biasa menjadi bahan tuduhan terhadap Islam, justru
kalau mau melihat dgn jujur , justru itu bagian2 terbaik dari Islam.
- Bagian mana dari Islam yang paling mempesona buat saya ? Adalah bagian2 yang dijadikan mereka sebagai fitnah terhadap Islam.
- Orang menuduh Islam soal "poligami", "qishash", "perempuan" dst, padahal ini justru bagian2 yang paling mempesona dalam Islam.
- Apa yang mereka tuduhkan terhadap Islam, buat saya justru bagian2 terbaik dari Islam yang paling mempesonakan.
- Orang
menuduh nabi gila seks karena poligaminya, buat saya poligaminya nabi
justru salah satu bagian yang palingg mempesona dari Islam.
- Orang
menuduh Islam agama yang tidak ramah perempuan, lhoh buat saya justru
tidak ada agama yang lebih memuliakan perempuan selain Islam.
- Orang menuduh Islam soal perbudakan. Buat saya, justru cara Islam mengentaskan perbudakan begitu mempesona.
- Orang
menuduh Islam soal anti toleran. Wah, buat saya justru tidak ada agama
yang mengatur toleransi segamblang Islam. Mempesona.
- Apa
yang paling buruk buat orang lain dari Islam, justru buat saya yang
paling mempesona. Orang2 itu dapat info yang salah, mbebek orientalis
abad 16.
- Andai mereka mau mempelajari Islam dgn jernih
di bagian2 yang mereka tuduhkan itu, niscaya mereka akan merasakan apa
yang saya rasakan. Mempesona.
- Orang menolak Islam
karena poligami, padahal kitab mereka sama sekali tidak melarang
poligami, malahan tanpa batas, tapi gak ditolak. Aneh.
- Orang
menolak Islam karena perang, padahal aturan perang dalam Islam
mempesona. Sedangkan di kitab mereka justru memerintahkan genocide
(pembantaian), tapi gak ditolak.
- Padahal persepsi
mereka terhadap Islam soal poligami dan perang adalah persepsi
orientalis, bukan apa yang sesungguhnya ada dalam Islam.
- Orang
menolak Islam karena gila seks katanya, padahal di kitab mereka
kegilaan seksual dikisahkan dgn gamblang. Tapi ndak ditolak. Aneh.
- Sedangkan persepsi bahwa Islam itu gila seks adalah imajinasi mereka sendiri.
- Yang
terjadi justru apa yang buruk2 ttg Islam adalah imajinasi, sedangkan
apa yang buruk di agama mereka sendiri adalah realita yang sulit mereka
bantah.
- Asik lah, berada dalam Islam berarti di pihak dgn argumentasi yang kuat.
- Sehingga satu2nya cara paling ampuh menyerang Islam bukan menyerang konsepsinya, tapi menyerang personalnya.
- Gak
bisa menyerang bahwa Islam adalah konsepsi cabul, tapi bisa dgn cara
jika ada muslim yang cabul terus diberitakan "guru ngaji cabul".
- Jadi satu2nya cara adalah menjadikan orang yang jauh dari Islam sbg contoh bahwa inilah Islam.
- Karena menyerang konsepsi Islam itu percuma, gak ada bolongnya. Serang personalnya, baru bisa.
- Kesimpulannya: "kenapa lu nolak Islam ?" | "Karena gue baca berita "guru ngaji cabul" | Cuma ini satu2nya cara menyerang Islam.
- Dan
kalau gak ketemu personal untuk menyerang Islam, dibuatlah rekayasanya.
"Ustadz korupsi", ditanya korupsi apa & berapa, jawabannya:
"pokoknya korupsi".
- Itu satu2nya cara menyerang Islam, karena Islam sempurna, sedangkan muslim tidak sempurna.
- Jadi jika kita sudah Islam, maka harus bersyukur. Jika belum Islam, yuk masuk Islam, syukuri nikmat akal.
- Allah sudah memberikan akal untuk manusia, sayang jika digunakan untuk sekedar "pokoknya ikut nenek moyang".
- Ada
lagi yang menyerang Islam soal haid. Katanya "Perempuan ditindas. Jika
menstruasi tak bisa sembayang, apakah perempuan sangat najis saat
menstruasi ?".
- Padahal kata Alkitab, orang haid malah gak boleh disentuh.
- Nyerang Islam soal haid, eh di kitabnya malah semua yang disentuh perempuan haid jadi ikut najis.
- Menolak Islam soal haid, tapi tidak menolak Alkitab dgn haidnya.
- Dalam
Islam, perempuan haid cuma dilarang ibadah seperti shalat dan puasa
aja, tapi mereka gak najis, dan barang yang mereka sentuh juga gak
najis.
- Alih2 menyerang Islam soal haid, yang terjadi justru "peluru dilesakkan ke kapalanya sendiri". :D
- Ini
yang saya maksud salah persepsi tentang Islam, dan ternyata apa yang
disalahpersepsikan ini justru ada di agama mereka sendiri.
- Semoga bermanfaat dan membuat kita makin bersyukur dengan nikmat Islam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar