- Propaganda media Barat terhadap jihad umat Islam 10 November 1945 mirip dengan propaganda media2 di Indonesia zaman sekarang, seperti Metro, Tempo, Detik, Kompas dll.
- Dari dulu media Barat melakukan labelisasi terhadap perjuangan umat Islam: Muslim fanatik, ekstrimis, teroris, radikal.

- Gak heran kalau peran ini sekarang dilakukan oleh Metro, Tempo, Detik, Kompas dll.
- Mirip kan ?


Dari zaman perang kemerdekaan sampai sekarang, sama ya polanya ?

Mirip kan ?

Mirip kan ?
- Untung penduduk Surabaya November ‘45 adalah Muslim pejuang. Bukan ABG alay yang akan manggut2 ketika baca propaganda tersebut.
- Kok bisa ya propaganda labelisasi media Barat ketika peristiwa November ‘45 mirip dengan yang dilakukan media2 saat ini ?
- “Muslim fanatik, ekstrimis, radikalis, fundamentalis, teroris, sapi dll”. | Labelisasi sudah dari dulu.
- Kalau sepilis JIL hidup di zaman itu, pasti bikin propaganda "jangan mengkafirkan tentara Inggris" "kita gak berhak menghakimi kalau Inggris bersalah". :p
Tidak ada komentar:
Posting Komentar