Sabtu, 30 Januari 2016

Ketidaklogisan "Dosa Waris" dalam Agama Kristen

Ketidaklogisan "Dosa Waris" dalam Agama Kristen
Selain "Tuhan Yesus" dan "Anak Tuhan", gagasan paling destruktif dari Paulus adalah Dosa Waris
Tuhan melarang makan apel --> Adam makan apel --> Adam berdosa --> Dosa terwaris --> Dosa harus ditebus --> Tuhan menjelma jadi manusia --> Tuhan disalib.
Begitu alur pemikiran Paulus
Paulus yang menggulirkan doktrin Dosa Waris. Tanpa doktrin ini gugur semua doktrin teologi Paulus.
Tanpa imajinasi dosa waris maka tidak ada dosa yang perlu ditebus, maka tidak ada penebusan dosa, tidak ada "Tuhan menjelma menjadi manusia".
Bandingkan dgn Islam: Allah melarang makan buah Khuldi --> Adam melanggar --> Adam bertaubat --> Adam diampuni. | Selesai, sederhana.
Saya suruh karyawan datang tepat waktu. | Karyawan melanggar. | Kesalahan terwaris ke anak cucu. | Saya menjelma jadi karyawan | Saya disalib. Apakah logis ?
Kenapa Tuhan yang bikin aturan, Tuhan sendiri yang harus repot dan tersiksa ? Kenapa gak diampuni saja, urusan selesai kan ?
Guru menyuruh murid mengerjakan PR. | Murid tidak mengerjakan PR. | Dosa terwaris. | Guru menjelma menjadi murid. | Guru disalib. | Dosa tertebus. Apakah logis ?
Presiden menyuruh rakyat hemat. | Tapi rakyat boros. | Dosa rakyat terwaris | Presiden jadi rakyat | Presiden disalib | Dosa tertebus.
Polisi menyuruh kita pakai helm | Saya gak pakai helm | Dosa terwaris ke anak cucu | Polisi menjelma jadi pengendara | Polisi disalib | Dosa saya hilang.
Alur pemikiran yang gak logis. Maaf, tidak ada celah dalam akal saya menerima gagasan konyol ini. Saya menolak fanatik, saya menolak jadi bodoh.
Kalau Anda menerima logika konyolnya Paulus sih itu hak Anda, terserah Anda. Tapi saya menolak untuk ikut bodoh.
Konsep dosa warisnya Paulus juga ditolak oleh Al-Kitab sendiri. Silahkan baca Ulangan 24:16, Yeremia 17:10, Yehezkiel 18:20.
"Janganlah ayah dihukum mati karena anaknya, janganlah juga anak dihukum mati karena ayahnya, setiap orang harus dihukum mati karena dosanya sendiri" | Paulus mencla-mencle.
Itu bukti ayat Al-Kitab yang menolak Dosa Waris.
"Babi halal kok" | Kata siapa ? | Markus 7:19 | Baca dari ayat awal, ini bukan soal halal haram, baca juga Mathius 15 | Senyap, tanpa bantahan, dan memilih "pokoknya".
Ketika beralih ke argumen saya yang lain | Mana buktinya ? | Pas dikasih bukti, diam lagi | Dan tetap menolak untuk cerdas.
Jadi untuk apa bukti2 saya ajukan, jika hanya membuatmu terdiam dan tidak menggerakkanmu berpikir ?
Maksa minta bukti, tapi terkadang percuma bukti2 saya ajukan, bukti apapun sangat sulit untuk mengubah yang sudah memilih "pokoknya" dan sudah mati akalnya.
Semua yang saya tulis, saya dedikasikan bukan untuk mereka yang sudah memilih untuk fanatik dan menutup akal. Tapi untuk mereka yang mau berpikir.
Anda yang terbiasa fanatik tentu akan terusik saat dogma2 yang Anda yakini selama ini rapuh & runtuh berkeping2.
Teramat sulit untuk menerima kenyataan bahwa apa yang diyakininya selama ini cuma imajinasi dan dongeng, sehingga mudah runtuh.
Saya ingin saudara2 Muslim tahu, apa yg ditawarkan misonaris ketika mengajak Anda masuk Kristen itu terlalu remeh, rapuh, konyol. Jika Anda cerdas, pasti dgn lantang akan menolak.
Oleh: Yongky Oscarra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar